Rijal Seorang Blogger asal Pekanbaru yang sedang menuntut ilmu di Magetan, Jawa Timur.

13+Sifat-Sifat Wajib,Jaiz,Mustahil Allah Lengkap Dengan Penjelasannya

Sifat Sifat Allah

Sifat Sifat Allah- Sebagai umat islam yang mempunyai iman, kita harus tau apa-apa sifat yang dimiliki Allah sebagai pencipta kita.

Untuk pembahasan lebih mendalam, mari sama-sama kita baca sampai habis artikel berikut, agar tidak kesalah pahaman dalam pengartian.

Sifat-Sifat Wajib Allah

Sifat Sifat Wajib Allah

Berikut adalah sifat-sifat allah yang harus anda ketahui, yaitu:

1. Sifat Sifat Allah : Wahdaniyah (Esa/Tunggal)

Sifat ini perlu kita ketahui, karena jika kita tidak mengetahui atau mempercayai sifat ini, maka perlu diragukan keislaman kita.

Seperti kalimat pertama pada syahadat yang kita ucapkan yaitu berbunyi, ( أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ ) yang memiliki arti yaitu “Tiada Tuhan selain Allah”.

Kalimat syahadat tersebut, menjadi bukti dari sifat allah yaitu Esa, karena tidak ada satupun Tuhan didunia ini melainkan Allah pencipta bumi dan seisinya.

Kitab Al-Qur’an juga telah menjelaskan sifat tersebut dalam surah Al-ikhlas ayat pertama yang berbunyi: ( قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ) artinya, “Katakanlah Dialah Allah, Yang Maha Esa.” (QS. Al-Ikhlas: 1).

5. Aliman (Mengetahui)

Sifat ini adalah salah satu sifat Allah yang wajib kita ketahui. Dimanapun kita bersembunyi Allah pasti akan mengetahui itu.

Allah maha mengetahui segala sesuatu, baik yang ditampakkan maupun disembunyikan. Tidak ada yang dapat menandingi pengetahuan Allah yang maha Esa.

6. Bashiran (Melihat)

Allah maha melihat. Tidak ada satu benda pun yang dapat menghalangi penglihatannya terhadap ciptaannya. Penglihatannya meliputi segala hal baik itu terlihat atau  yang disembunyikan.

7. Baqa’ (Kekal)

Tidak ada satupun dialam semesta ini yang dapat kekal melainkan hanya Allah SWT. Allah maha kekal, tidak akan pernah punah, binasa atupun mati.

Firman Allah dalam surah Ar-Rahman ayat 26 dan 27 yang berbunyi :

كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ وَيَبْقَىٰ وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ

Artinya : “Semua yang ada di bumi itu akan binasa dan tetap kekal zat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan” (Qs. Ar-Rahman : 26-27 )

8. Wujud (Ada)

Allah SWT itu zat yang pasti ada, ia berdiri sendiri, tidak diciptakan oleh siapapun. Dan tidak ada Tuhan selain Allah.

Allah befirman dalam surah As-Sajdah ayat 4 yang berbunyi :

للَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ مَا لَكُم مِّن دُونِهِ مِن وَلِيٍّ وَلَا شَفِيعٍ أَفَلَا تَتَذَكَّرُونَ

Artinya : “Allah-lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy. Tidak ada bagi kamu selain daripada-Nya seorang penolongpun dan tidak (pula) seorang pemberi syafa’at 1190. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?” (QS. As-Sajdah: 4).

Dan Allah menjelaskan dalam firmannya pada surah Thaha ayat 14 yang berbunyi :

نَّنِي أَنَا اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي

Artinya : “Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.” (QS. Thaha: 14)

9. Qidam (Tedahulu)

Dialah sang Pencipta yang menciptakan langit dan bumi beserta isinya. Sebagai pencipta, tentunya Allah SWT telah ada lebih dahulu dari apapun yang diciptakannya. Tidak ada pendahulu atau permulaan bagi Allah Ta’ala.

Firman Allah dalam surah Al-Hadid ayat 3 yang berbunyi :

هُوَ ٱلْأَوَّلُ وَٱلْءَاخِرُ وَٱلظَّٰهِرُ وَٱلْبَاطِنُ وَهُوَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ

Artinya : “Dialah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Zhahir dan Yang Bathin, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS.Al-Hadid: 3)

10. Sami’an (Mendengar)

Sedetikpun tidak ada yang terlewatkan bagi Allah SWT. Dan tidak ada pula yang dapat melampaui pendengaran-nya. Sungguh ia maha mendengar lagi maha mengetahui.

11. Mustakalliman (Berbicara)

Arti Mustakalliman adalah Allah berfirman, sama halnya dengan kalam. Firman Allah SWT terwujud dalam kitab-kitab suci yang diturunkan-nya lewat para Nabi. Firman Allah SWT begitu sempurna dan tidak ada yang dapat menandingi.

12. Hayyan (Hidup)

Mustahil bagi Allah Ta’ala untuk binasa. Ia selalu mengawasi hamba-hamba-nya dan tidak pernah lengah ataupun tidur.

Sebagaimana firman Allah dalam surah Al-Furqon ayat 58 yang berbunyi :

وَتَوَكَّلْ عَلَى الْحَيِّ الَّذِي لَا يَمُوتُ وَسَبِّحْ بِحَمْدِهِ وَكَفَى بِهِ بِذُنُوبِ عِبَادِهِ خَبِيراً

Artinya : “Dan bertawakkallah kepada Allah Yang Hidup, yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-nya. Dan cukuplah dia Maha Mengetahui dosa hamba-hamba-nya.” (QS. Al-Furqon: 58)

13. Qadiran (Berkuasa)

Allah Maha kuasa atas segala sesuatu. Dialah sang Penguasa langit dan bumi, tidak ada siapapun yang dapat melampaui kekuasan Allah.

Sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 20 yang berbunyi :

يَكَادُ الْبَرْقُ يَخْطَفُ أَبْصَارَ+هُمْ كُلَّمَا أَضَاء لَهُم مَّشَوْاْ فِيهِ وَإِذَا أَظْلَمَ عَلَيْهِمْ قَامُواْ وَلَوْ شَاء اللّهُ لَذَهَبَ بِسَمْعِهِمْ وَأَبْصَارِهِمْ إِنَّ اللَّه عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Artinya : “Hampir kilat itu menyambar penglihatan mereka. Setiap kali sinaran itu menyinari mereka, mereka berjalan di bawah sinar itu, dan bila gelap menimpa mereka, mereka berhenti. Jikalau Allah menghendaki, niscaya Dia melenyapkan pendengaran dan penglihatan mereka. Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu.” (QS. Al-Baqarah: 20)

Sifat-Sifat Mustahil Bagi Allah

Sifat Sifat Mustahil Bagi Allah

Berikut adalah sifat mustahil bagi Allah, yaitu:

  • Bisu (Bakamun)
  • Zat yang bisu (Kaunuhu abkama)
  • Lemah (ajzun)
  • Zat yang lemah (Kaunuhu ‘ajiyan)
  • Bodoh (Jahlun)
  • Zat yang sangat bodoh (Kaunuhu jahilan)
  • Mati (Mautun)
  • Zat yang mati (Mayyitan)
  • Adam (Tiada)
  • Berakhir (Fana)
  • Tuli (Shamamun)
  • Zat yang tuli (Kaunuhu ashamma)
  • Buta (Ama)
  • Zat yang buta (Kaunuhu ‘ama)
  • Terdahului (Huduts)
  • Memerlukan makhluk lain (Ihtiyaju lighairihi)
  • Berbilang (Ta’adud)
  • Tersamai (Mumatsalatu lil hawaditsi)
  • Terpaksa (karahah)
  • Zat yang terpaksa (Kaunuhu karihan)

Sifat Jaiz Allah

Sifat Jaiz Allah

Selain memiliki sifat wajib dan sifat mustahil yang wajib diyakini dan diimani oleh setiap umat islam. Allah SWT juga memiliki sifat jaiz.

Allah memiliki satu sifat Jaiz yaitu, fi’lu kulli mumkinin au tarkuhu.

Sifat Jaiz Bagi Allah SWT adalah sifat yang mungkin boleh dimiliki dan boleh tidak dimiliki oleh Allah SWT. Maksudnya disini boleh saja melakukannya atau meninggalkannya. Allah sangat berkuasa untuk membuat sesuatu atau tidak membuatnya.

Seperti yang telah dijelaskan diatas sifat Jaiz Allah SWT hanya ada satu yaitu fi’lu kulli mumkinin au tarkuhu, artinya  Allah itu berwenang untuk menciptakan dan berbuat sesuatu atau tidak sesuai dengan kehendak-Nya.

Sifat ini menegaskan bahwa Allah SWT memiliki hak penuh untuk melaksanakan sesuatu sesuai kehendaknya tanpa ada paksaan. tidak ada satupun di dunia ini yang bisa memaksa Allah SWT dengan cara apapun karena terjadiatau tidaknya sesuatu mutlak ada pada kekuasaan Allah SWT.

Jadi, wajib anda ketahui dan pahami bahwa Allah SWT maha berkuasa atas segala sesuatu yang terjadi dan Allah SWT berhak serta berwenang untuk melakukan sesuatu karena dialah Tuhan yang maha kuasa atas segala sesuatunya.

Sebagaimana Allah berfirman dalam Al-qur’an pada surah Al-Qashash ayat 68, yang memiliki arti :

“Dan Tuhanmu menjadikan dan memilih barang siapa apa yang dikehendakinya”.(Al-Qashash: 68)

Okeh, semoga penjelasan ini dapat bermanfaat bagi kalian yang membaca. Jika kalian mempunyai kritik atau saran, silahkan ketik dalam kolom dibawah ini.

 

 

Salam Sobat Berilmu 🙂

Rijal Seorang Blogger asal Pekanbaru yang sedang menuntut ilmu di Magetan, Jawa Timur.

Kisah Nabi Ishaq AS

Rijal
6 min read

Sifat Terpuji Nabi Idris

Rijal
2 min read

Sifat Mustahil Rasul

Rijal
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *