Rijal Seorang Blogger asal Pekanbaru yang sedang menuntut ilmu di Magetan, Jawa Timur.

Sifat Jaiz Nabi & Rasul

Assalamualaikum sahabat berilmu, kali ini admin langkahilmu akan memberikan ulasan singkat mengenai sifat jaiz nabi dan sifat jaiz rasul nih.

Sebagai umat muslim yang baik, kita wajib memahami sifat-sifat jaiz yang dimiliki oleh Nabi & Rasul. Apabila tidak, maka kita pasti akan kebingungan akan hal tersebut.

Pentingnya mengetahui sifat-sifat jaiz Nabi & Rasul yaitu, agar kita tidak salah paham akan kesamaan-kesamaan dari sifat tersebut. Yuk sama-sama kita baca, artikel berikut sampai habis, agar kalian paham tentang sifat-sifat jaiz yang dimiliki Nabi & rasul tersebut.

Pengertian Sifat Jaiz Nabi

Sifat jaiz Rasul adalah semua sifat kemanusiaan yang ada pada diri Rasul sebagai seorang manusia serta tidak mengurangi kedudukannya sebagai utusan Allah SWT.

Disinilah terkadang menjadi perdebatan terhadab umat muslim yang imannya lemah, mereka meperdebatkan akan hal tersebut.

Mereka berfikir sifat tersebut juga ada dalam dirinya, dengan mudahnya mereka beranggapan bahwa mereka bisa jadi Rasul yang di utus Allah. Sebagaimana Firman Allah dalam Al-Qur’an surah Al-Ahzab ayat 40 yang berbunyi :

مَا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِنْ رِجَالِكُمْ وَلَكِنْ رَسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

Artinya : Muhammad itu bukanlah ayah dari salah seorang lelaki di antara kalian. Akan tetapi, beliau adalah utusan Allah dan penutup nabi-nabi. Dan Allah Maha mengetahui terhadap segala sesuatu.” (QS. al-Ahzab: 40)

Dari ayat Allah yang suci tersebut, dapat kita tafsirkan, bahwa sungguh Nabi Muhammad SAW ialah penutup bagi segala Nabi & Rasul. Apabila ada dari kalangan umat setelah Muhammad mengaku sebagai Nabi, maka seseorang tersebut telah kafir dan wajib untuk ditangkap bahkan dibunuh.

Sifat Jaiz Nabi & Rasul

Sifat Jaiz Nabi & RasulSifat jaiz seorang Nabi dan Rasul jumlahnya hanya ada satu (1) yaitu A’radhul Basyariyah yang artinya adalah memiliki sifat-sifat yang sama sebagaimana manusia semestinya. Sifat ini memiliki contoh seperti makan, minum, beristeri, dan lain sebagainya. Namun sifat ini tidak mengurangi atau menurunkan derajat beliau sebagai seorang Nabi dan Rasul.

Perlu kita ketahui serta pahami betul, mengenai sifat jaiz ini. Sebab terkadang kita umat muslim yang imannya sering naik turun, dapat dipengeruhi oleh bangsa komunis (tidak beragama) agar kita kembali kejalan kesesatan yang mereka ikuti.

Tidak jarang mereka memberikan logika-logika yang dapat membuat ragu akan agama yang kita pegang ini. Contohnya saja, sifat jaiz, tersebut.

Mereka selalu berusaha untuk mencari celah dimana seorang umat yang imannya sedang lemah, mereka beri logika-logika yang dapat membuat sang umat tersebut ragu. Sedangkan Allah dan Rasulnya tidak akan bisa kita pikirkan melalui logika-logika tersebut.

Tidak ada seseorang yang dapat memikirkan Allah dan Rasulnya dangan memakai logika, jika kita menggunakan logika untuk memikirkan itu, maka kita bisa saja menjadi gila.

Oleh karena itu, cobalah introspeksi diri dan perbaiki iman kita, agar tidak mudah dihasut oleh mereka yang ingin memecahkan agama islam yang kita anut.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an surah Al-Mu’minun ayat 33 yang berbunyi :

مَا هَذَآ إِلاَّ بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ يَأْكُلُ مِمَّا تَأْكُلُوْنَ مِنْهُ وَ يَشْرَبُ مِمَّا تَشْرَبُوْنَ

Artinya: “(Orang) ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, dia makan seperti apa yang kamu makan dan ia minum seperti apa yang kamu minum.” (Al-Mu’minun: 33).

Nah, mungkin hanya sekian sobat berilmu, ulasan yang dapat saya sampaikan. Semoga dapat bermanfaat bagi teman-teman yang membaca. Jika teman-teman mempunyai kritik serta saran, silahkan tulis dalam kolom yang ada dibawah.

 

 

 

 

Salam Sobat Berilmu 🙂

Rijal Seorang Blogger asal Pekanbaru yang sedang menuntut ilmu di Magetan, Jawa Timur.

Kisah Nabi Ishaq AS

Rijal
6 min read

Sifat Terpuji Nabi Idris

Rijal
2 min read

Sifat Mustahil Rasul

Rijal
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *