Rijal Seorang Blogger asal Pekanbaru yang sedang menuntut ilmu di Magetan, Jawa Timur.

Sejarah Provinsi di Indonesia

Sejarah Provinsi di Indonesia

Tahukah anda, bahwa sejarah provinsi di Indonesia menjadi ciri khas tersendiri bagi bangsa kita.  Hal ini tercermin dari semakin bertambahnya pemekaran provinsi dari era ke era.

Ternyata, sebalum seperti yang saat ini (34 provinsi), Negara Indonesia hanya mempunyai provinsi sejumlah delapan loh (8).

Sejarah provinsi di Indonesia ini menjadi materi unik yang wajib kita bahas, karena kita tidak dapat melupakan semua sejarah yang telah terjadi di masa lampau pada negeri ini.

Nah, kebetulan admin langkahilmu.com telah menyiapkan pembahasan mengenai awal mula sejarah provinsi di Indonesia nih gaes, mau tau kelanjutannya ? Silahkan simak baik-baik artikel berikut.

Pengertian Provinsi

Pengertian Provinsi

Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai sejarah provinsi di Indonesia tersebut, alahkah baiknya kita mengetahui devinisi tersendiri dari kata Provinsi.

Apa Itu Provinsi ? Provinsi merupakan suatu satuan teritorial, berjalan dengan dijadikannya salah satu wilayah administratif pemerintahan di bawah wilayah negara bagian.

Provinsi Berasal Dari Kata ? Untuk provinsi sendiri, adalah perpaduan dari bahasa Belanda  “provincie” yang berasal dari bahasa latin dan pertama kali di gunakan oleh Kekaisaran Romawi.

Sejarah Provinsi di Indonesia

Sejarah Provinsi di Indonesia

Nah, setelah kita mutar-mutar diatas membahas tentang pengertian provinsi, sekarang kita akan masuk ke inti pembahasan yaitu sejarah provinsi di Indonesia.

Ternyata, dahulu kala, ketika Negara Indonesia sudah dinyatakan merdeka dari negara-negara jajahan, pada saat itu pula, jumlah provinsi keseluruhan di Indonesia hanya ada 8 (delapan).

Apa Sajakah Kedelapan Provinsi Tersebut? Kedelapan provinsi tersebut yakni: Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Sunda Kecil, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur.

Pada masa Orde Lama, pemekaran berbagai wilayah banyak terjadi di luar Pulau Jawa, seperti contoh : Sumatra, Sulawesi dan kalimantan.

Hal itu di dasari oleh angka luas wilayah yang mumpuni untuk terjadinya sebuah prosesi pemekaran wilayah tersebut.

Pada masa orde baru, prosesi pemekaran di berbagai wilayah telah dibatasi berdasarkan TOP DOWN.

Pada umumnya, semua pemekaran di masing-masing daerah merupakan pembentukan Kotamadya sebagai perkembangan status administrasi dari pemerintahan kabupaten.

Pada era Reformasi, pendapat pemekaran daerah di Indonesia diawali sejak diacukannya semangat otonom daerah yang menyertai munculnya eurfia gerakan reformasi di Indonesia.

Kebijakan pemekaran daerah pada masa reformasi bersifat BOTTOM UP dan didominasi oleh proses politik dari pada administratif.

Regulasi dan perkembangan politik inilah yang kemudian menghasilkan peluang sangat besar bagi mawaknya pengusulan pemekaran wilayah.

Sejarah Provinsi di Indonesia dari Tahun ke Tahun

Sejarah Provinsi di Indonesia dari Tahun ke Tahun

Tahun 1950

Pada tahun 1950 jumlah provinsi bertambah menjadi 11, adapun provinsi yang mengalami pemekaran adalah sebagai berikut :

  1. Provinsi Sumatra, berkembang menjadi 3 provinsi, yaitu : Sumatra Utara, Sumatra Tengah, dan Sumatra Selatan.
  2. Provinsi Jawa Tengah, berkembang menjadi dua provinsi, yaitu : Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Tahun 1956

Pada tahun 1956 jumlah provinsi di Indonesia bertambah menjadi 15, adapun provinsi yang mengalami pemekaran adalah sebagai berikut :

  1. Provinsi Sumatra Utara berkembang menjadi dua provinsi, yaitu : Sumatra Utara dan Daerah Istimewa Aceh (DIA).
  2. Provinsi Jawa Barat berkembang menjadi 2, yaitu : Jawa Barat dan Daerah Khusus Ibukota (DKI ) Jakarta.
  3. Provinsi Kalimantan berkembang menjadi 3 provinsi, yaitu : Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan.

Tahun 1957

Pada tahun 1957, jumlah provinsi bertambah menjadi 17 provinsi. Adapun provinsi yang mengalami pemekaran adalah sebagai berikut :

  1. Provinsi Sumatra Tengah berkembang menjadi 2 provinsi, yaitu : Sumatra Barat, Riau, dan Jambi.
  2. Provinsi Kalimantan Selatan berkembang menjadi 2 provinsi, yaitu Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Tahun 1958

Pada tahun 1958, jumlah provinsi di Indonesia bertambah menjadi 20 provinsi. Adapun provinsi yang mengalami pemekaran adalah sebagai berikut :

  1. Provinsi Sunda Kecil terbagi menjadi 3, yaitu : Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
  2. Provinsi Riau dan Jambi terbagi menjadi 2, yaitu : Provinsi Riau dan Provinsi Jambi.

Tahun 1959

Pada tahun 1959, jumlah provinsi di Indonesia bertambah menjadi 21 provinsi.

Provinsi yang mengalami pemekaran yakni : Provinsi Sumatra Selatan terbagi menjadi 2 yaitu : Sumatra Selatan dan Lampung.

Tahun 1960

Pada tahun 1960, jumlah provinsi di Indonesia bertambah menjadi 22.

Provinsi yang mengalami pemekaran adalah Provinsi Sulawesi terbagi menjadi Sulawesi Utara dan Tengah, serta Sulawesi Selatan dan Tenggara.

Tahun 1964

Pada tahun 1964, jumlah provinsi bertambah menjadi 24 provinsi, yang mengalami pemekaran adalah :

  1. Provinsi Sulawesi Utara dan Tengah berkembang menjadi 2, yaitu : Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah.
  2. Provinsi Sulawesi Selatan dan Tenggara berkembang menjadi 2, yaitu Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah.

Tahun 1967

Pada tahun 1967, jumlah provinsi bertambah menjadi 25. Provinsi yang mengalami pemekaran adalah Provinsi Sumatra Selatan berkembang menjadi 2 provinsi, yaitu : Sumatra Selatan dan Bengkulu.

Tahun 1969

Dengan masuknya Irian Jaya menjadi wilayah Indonesia, maka pada tahun 1969, jumlah provinsi di Indonesia bertambah satu menjadi 26 provinsi.

Tahun 1976

Pada tahun 1976, jumlah provinsi menjadi 27. Adapun provinsi yang mengalami pemekaran adalah Provinsi Nusa Tenggara Timur yang terbagi menjadi 2, yaitu Nusa Tenggara Timur dan Timor-Timur.

Tahun 1999

Lepasnya Provinsi dari Indonesia menyebabkan provinsi berkurang satu menjadi 26. Mengapa Timor-Timur lepas dari wilayah Indonesia?

Namun, pada tahun ini juga ada beberapa provinsi yang mengalami pemekaran, sehingga menjadi 29 provinsi.

Adapun yang mengalami pemekaran adalah :

  1. Provinsi Maluku mengalami pemekaran menjadi 2 provinsi, yaitu : Provinsi Maluku dan Maluku Utara.
  2. Provinsi Irian Jaya terbagi menjadi 3 provinsi, yaitu : Irian Jaya Timur, Irian Jaya Tengah, dan Irian Jaya Barat.

Tahun 2000

Pada tahun 2000, jumlah provinsi di Indonesia bertambah menjadi 32. Provinsi yang mengalami pemekaran adalah sebagai berikut :

  1. Provinsi Sumatra Selatan berkembang menjadi 2 provinsi, yaitu : Sumatra Selatan dan Bangka Belitung.
  2. Provinsi Jawa Barat berkembang menjadi 2 provinsi, yaitu : Jawa Barat dan Banten.
  3. Provinsi Sulawesi Utara berkembang menjadi 2 provinsi, yaitu : Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Tahun 2001

Pada tahun 2001, jumlah provinsi di Indonesia berkurang menjadi 31, mengapa?

Karena pada saat itu terjadi penggabungan 2 provinsi, yaitu Provinsi Irian Jaya Timur dan Provinsi Irian Jaya Tengah menjadi Provinsi Papua.

Tahun 2002

Pada tahun 2002, jumlah provinsi di Indonesia bertambah menjadi 32.

Provinsi yang mengalami pemekaran yakni : Riau menjadi dua provinsi, yaitu : Riau dan Kepulauan Riau.

Tahun 2004

Pada tahun 2004, jumlah provinsi di Indonesia bertambah menjadi 33.

Provinsi Sulawesi Selatan berkembang menjadi dua, adalah : Provinsi Sulawesi Selatan dan Provinsi Sulawesi Barat.

Tahun 2012

Pada tahun 2012, jumlah provinsi di Indonesia bertambah menjadi 34.

Provinsi yang mengalami pemekaran adalah provinsi Kalimantan Timur menjadi dua provinsi, yaitu : Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Nah perlu sobat ketahui, bahwa Kalimantan Utara adalah provinsi termuda di Indonesia hingga saat ini.

Tabel Pemekaran Provinsi Dari Tahun ke Tahun

Tahun Jumlah Provinsi Pemekaran
1950 11
  • Sumatra Selatan
  • Sumatra Utara
  • Yogyakarta
1956 15
  • Aceh
  • DKI Jakarta
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Selatan
1957 17
  • Sumatra barat
  • Riau
  • Jambi
  • Kalimantan Tengah
1958 20
  • Bali
  • Nusa Tenggara Barat
  • Nusa Tenggara Timur
1959 21
  • Lampung
1960 22
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Tenggara
  • Sulawesi Utara
1964 24
  • Sulawesi Tengah
1967 25
  • Bengkulu
1969 26
  • Irian Jaya
1976 27
  • Timor Timur (Negara Timor Leste)
1999 29
  • Maluku Utara
  • Irian Jaya Timur
  • Irian Jaya Tengah
  • Irian Jaya Utara
2000 32
  • Bangka Belitung
  • Banten
  • Gorontalo
2001 31

Irian Jaya Timur dan Tengah Menjadi

  • Papua
2002 32
  • Kepulauan Riau
2004 33
  • Sulawesi Barat
2012 34
  • Kalimantan Utara

 


Penutup

Nah, hingga sekarang, tercatat provinsi terbaru sekaligus termuda di Insonesia adalah provinsi Kalimantan Utara yang dibentuk pada 7 tahun yang lalu.

Pemekaran yang banyak dilakukan di berbagai daerah bertujuan agar, tidak terjadi kepadatan penduduk yang akan terus meningkat seiring berjalannya waktu.

Nah, mungkin hanya sekian pembahasan mengenai sejarah provinsi di Indonesia yang dapat admin sampaikan. Semoga bermanfaat bagi kalian yang sedang membaca.

 

Orang lain juga menelusuri : sejarah provinsi di indonesia, sejarah provinsi di indonesia pada awal kemerdekaan, sejarah pemekaran provinsi di indonesia, sejarah 34 provinsi di indonesia, sejarah jumlah provinsi di indonesia, sejarah terbentuknya provinsi di indonesia, sejarah perkembangan provinsi di indonesia, sejarah pembentukan provinsi di indonesia, sejarah pembagian provinsi di indonesia, sejarah 8 provinsi di indonesia.

 

Salam Sobat berilmu 🙂

Rijal Seorang Blogger asal Pekanbaru yang sedang menuntut ilmu di Magetan, Jawa Timur.

Jenis Pohon Bidara

Rijal
5 min read

Contoh Puisi Bahasa Jerman

Rijal
4 min read

Rumah Adat Melayu Deli

Rijal
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *