Rijal Seorang Blogger asal Pekanbaru yang sedang menuntut ilmu di Magetan, Jawa Timur.

Pengertian Etimologi

Pengertian Etimologi

Hala sobat berilmu, terimakasih sudah membaca artikel saya. Di kesempatan kali ini, admin langkahilmu.com akan memberikan sebuah pembahasan mengenai pengertian etimologi nih teman teman.

Sebelumnya temen-temen udah pada tahu belum apa itu etimologi? Nah kalau temen-temen belum tahu, yuk disimak pembahasan berikut dengan seksama.

Pengertian Etimologi

Pengertian Etimologi

Apa itu etimologi ? Etimologi adalah sebuah anak cabang dari ilmu liguistik yang selalu membahas tentang asal-usul dari sebuah kata.

Contohnya saja, etimologi sejatinya berasal dari sebuah bahasa Belanda (etymologie) yang berakar dari sebuah bahasa Yunani kuno (etymos) yaitu arti sebenarnya dari sebuah kata dan (logos) bermakna ilmu.

Hal tersebutlah yang menjadi suatu unsur sebuah pengertian dari etimologi itu sendiri.

Dari sekian kata yang telah dicomot dari bahasa lain, tak luput dari sebuah kemungkinan akan kata yang telah diubah dan disempurnakan atau biasa disebut dengan istilah etimon.

Berawal dari naskah tua dan juga sebuah perbandingan akan bahasa lain, etimologis mencoba agar mengatur asal-usul dari sebuah kata-kata.

Hal tersebut terjadi disaat ia memasuki sebuah bahasa, melalui berbagai sumber serta bentuk dan makna dari kata tersebut tidak lagi sama.

Tidak hanya itu, etimologi juga mencoba agar membangun sebuah informasi berkaitan dengan bahasa-bahasa yang telah lama.

Hal tersebut tidak lain dan tidak bukan, agar terjadi kemungkinan mendapatkan sebuah informasi langsung berkenaan bahasa tersebut untuk diketahui.

Melalui perbandingan dari sebuah kata-kata pada bahasa yang saling berhubungan, menjadikan seseorang dapat mempe;ajari berkenaan tentang bahasa kuno yang merupakan generasi tertua.

Dengan langkah yang cukup efektif ini, sebuah akar bahasa yang sudah diketahui dan dapat ditelusuri sangat jauh dimasa dahulu kepada asal-usul sebuah ikatan bahasa Austronesia.

Etimologi Bahasa Indonesia

Etimologi Bahasa Indonesia

Anda pasti memahami bahwa di Indonesia, kita memiliki amat banyak sekali akar bahasa.

Sebagai suatu bahasa yang padu, bahasa Indonesia berawal dari sekian banyak rumpun Melayu.

Hal tersebut merupakan salah satu bagian dari Austronesia, walaupun dari kosa katanya pada masa kini, termasuk kata-kata dari berbagai bahasa daerah.

Pangkal dari bahasa Melayu serta Austronesia dapat dilihat dari persisnya penyebutan untuk angka dari bahasa Indonesia.

Contoh dari kemiripan penyebutan tersbut seperti, dua = Tagalog dalawa, tiga, telu (Bali dan Jawa), tilu (Sunda), tatlo, (Filipina), tello (Madura).

Contohnya lagi yaitu seperti telinga dengan tainga (Philipina), sedangkan hidung dari bahasa Filipina memiliki makna ilong.

Walau begitu, perubahan dan penyempurnaan kata telah menghabiskan banyak unsur gramatikal.

Hal tersebut terlihat dari sistem morfologi yaitu dalam bahasa Jawa dan Bahasa Filipina (Tagalog) masih memiliki infiks, sedangkan dari bahasa Indonesia sudah di sempurnakan.

Berbagai unsur tersendiri dalam kosa kata, banyak diambil dari bahasa-bahasa Sanskerta, Belanda, Arabm dan Spanyol.

Contoh dari hal tersebut adalah seperti saya berasal dari bahasa Sanskerta, sedangkan awak (Minang) memiliki akar dari Austronesia.

Sejarah Etimologi

Sejarah Etimologi

Pada abad ke-17 saat Belanda menjajah Insonesia, ternyata Negara Belanda juga ikut membawa bahasanya.

Para penguasa berbicara menggunakan bahasa Belanda, sementara para petani menggunakan bahasa keseharian Melayu, Jawa, serta bahasa daerah lain pada saat itu.

Hal tersebut menyebabkan, tersebarnya banyak data yang saling berpasangan dalam bahasa Indonesia dan Belanda.

Hal tersebut seperti contoh polisi hampir sama dengan Bahasa yang dimiliki Belanda politie; dan handuk mirip dengan bahasa Belanda ; handdoek, yang mempunyai makna lap tangan.

Setelah Belanda di usir keluar dari Indonesia, tidak sedikit penyebutan pinjaman bahasa Belanda ikut terbawa-bawa seperti; kwalitet sering diubah menjadi kualitas.

Baca Juga Selengkapnya : Sejarah Gerakan G30s PKI di Madiun yang Sangat Berutal.

Ide Dasar Etimologi

  1. Kata-kata dapat pula dikutip dari suatu tempat tertentu seperti contoh lombok yang bermakna cabai, atau dari nama orang tertentu.
  2. Kata-dapat juga di ambil atas kesengajaan, seperti perkataan Anda.
  3. Bunyi asing bisa di Indonesiakan, seperti petuah (Bahasa Arab: “fatwa”).
  4. Bunyi bisa ditambah kedalam satu perkataan, sesuai dengan morfologi Bahasa Indonesia: Maret (Bahasa Belanda: “Maart”) atau dihilangkan (bius dari Bahasa Parsi “bihausi”).
  5. Bunyi pada sesuatu perkataan dapat didisimilasikan. Seperti contoh, laporan berasal dari “rapport” (Bahasa Belanda), tetapi pertama bunyi r sudah diganti menjadi l untuk membedakan bunyi itu dari r nomor dua.
  6. Kata-kata dapat dimulai sebagai akronim, seperti SIM (Surat Izin Mengemudi).
  7. Kata-kata dapat diuraikan menjadi lakuran, seperti misalnya polda, sebuah peleburan dari kata polisi dan daerah.
  8. Kata-kata yang tabu bisa saja dihindari dan kemudian hilang, sering kali diubah oleh eufemisme atau pengandaian kata.
  9. Kata-kata yang “kasar” atau “kotor” dapat menjadi eufemisme, dan bisa juga eufemisme menjadi “kasar”.
  10. Kata-kata slang (yang tidak resmi) dapat diterima menjadi bahasa resmi. Kadang-kadang yang sebaliknya juga terjadi, kata-kata yang resmi menjadi slang.
  11. Lalu sebalinya, dengan butir di atas, kata-kata yang pendek dapat diperpanjang dengan penambahan imbuhan pada kata itu. Misalnya, kata, kedokteran berasal dari ke+dokter+an (dokter berasal dari Bahasa Belanda).
  12. Pada umumnya, kata-kata dimulai dengan bentuk yang lebih panjang dan kemungkinan juga lebih sulit, yang setelah itu menjadi lebih simple atau lebih singkat. Misalnya, mesa (“kerbau”) dalam Bahasa Jawa Krama berasal dari bahasa Sanskerta mahisa.

Konsep Etimologi

Konsep Etimologi

Etimologi atau asal usul kata adalah satu poin penting yang harus ada di dalam sebuah kamus.

Pada kebanyakan kamus ekabahasa pemasukan unsure etimologi kadangkal bukanlah satu keharusan.

Hal tersebut diterapkan seperti itu sebab, untuk menelusuri unsure asupan bahasa luar ataupun bahasa serumpun dalam bahasa asli, menuntut suatu penyelidikan yang rapi dan wawasan ilmu yang sempurna.

Tujuan Etimologi

Tujuan Etimologi

Lalu Apakah Tujuan Etimologi ? Tujuannya tak lain tak bukan, agar mencoba membangun sebuah informasi berkenaan tentang berbagai bahasa yang telah lama.

Dengan tujuan mendapatkan sebuah kemungkinan mendapatkan informasi langsung berkenaan tentang bahasa itu sendiri agar dapat diketahui.

Unsur Etimologi

Unsur Etimologi

Seperti apapun unsur etimologi sebagai suatu unsur medan maklumat perkamusan, juga memiliki kedudukan yang lumayan penting dalam sebuah kamus.

Para perancang kamus di rantau ini memiliki pendirian untuk memasukkan semaksimal mungkin unsur etimologi, agar kata-kata dapat dipantau perkembangannya.

Untuk melakuakn hal demikian bukanlah sesuatu yang senang. Terdapat tiga halangan besar dalam untuk itu.

Yang pertama, banyaknya yang mengalami perubahan perubahan struktur sehingga sukar mencari dan mengenalinya.

Yang kedua, seringnya  penggunaan dalam sekala lumayan besar, sehingga tidak dirasakan lagi unsure serapan.

Yang ketiga, bentuk kata atau unsur serapan wujud dalam dua bahasa yang tidak  sama dan jamak ( Tutshi Eddy 1986).

Jika dilihat-lihat dari kamus dewan, keterangan etimologi tidak diberi penerangan yang jelas.

Akan tetapi hanya sekadar untuk menyatakan bahasa sumber sesuatu perkataan yang sudah meresap masuk ke dalam perhitungan kata dari bahasa Melayu.

Hal tersebut tidak berbeda seperti dari pada bahasa serumpun atau dari pada bahasa luar.

Dimana pada kamus umum bahasa Indonesia unsure etimologi merujuk ragam bahasa yang digunakan oleh warga Indonesia sepenuhnya, sama ada dari pada bahasa serumpun atau daripada bahasa luar.


Penutup

Nah, mungkin hanya sekian pembahasan yang dapat admin sampaikan mengenai pengertian etimologi. Semoga dapat bermanfaat bagi kalian yang baca.

 

Orang Lain Juga Menelusuri : pengertian etimologi, pengertian etimologis dan terminologis, pengertian etimologis menurut para ahli, pengertian etimologi adalah, pengertian etimologis wawasan nusantara, pengertian etimologis pancasila, pengertian etimologi filsafat, pengertian etimologis filsafat, pengertian etimologis historis dan terminologi, pengertian etimologi sejarah.

 

Rijal Seorang Blogger asal Pekanbaru yang sedang menuntut ilmu di Magetan, Jawa Timur.

Puisi Bahasa Madura

Rijal
12 min read

Abjad Dalam Bahasa Inggris

Rijal
2 min read

Puisi Putih Abu Abu

Rijal
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *