Rijal Seorang Blogger asal Pekanbaru yang sedang menuntut ilmu di Magetan, Jawa Timur.

Contoh Puisi Distikon

Contoh Puisi Distikon-puisi merupakan sebuah karya sastra tertulis yang dimana isinya ialah tuangan dari perasaan seorang penyair. Serta menggunakan bahasa yang bermakna semantis dan juga mengandung iramarima, dan ritma dalam rangkaian larik dan baitnya.

Namun, ada juga yang menyebutkan puisi sebagai salah satu karya sastra dimana isinya mengandung ungkapan kata-kata bermakna kiasan. Serta penyampaiannya disajikan dengan rima, irama, larik dan bait, dengan gaya bahasa yang dipadukan.

Pengertian Puisi

Beberapa pakar zaman sekarang mendefinisikan puisi sebagai pencerminan imajinasi, curahan hati, dari seorang penyair yang mengajak orang lain untuk masuk ke dunianya.

Walaupun bentuknya singkat dan padat, akan tetapi pada umumnya orang lain kesulitan untuk menjelaskan makna puisi yang disampaikan dari setiap baitnya.

Pengertian Puisi Menurut Para Ahli

Berikut merupakan perngertian puisi menurut para ahli.

1. Samuel Johnson

Puisi adalah seni penyatuan kesenangan dengan kebenaran melalui sentuhan imajinasi yang bernalar.Samuel Johnson

2. Shelly Percy Bysshe

Puisi adalah catatan yang terbaik dan saat-saat paling bahagia dari bahagia dan pikiran terbaik.Percy Bysshe Shelley

3. Umberto Eco

Puisi bukanlah masalah perasaan, melainkan masalah bahasa. Ini adalah bahasa yang menciptakan perasaan.Umbreto Eco

4. James Reevas

Puisi adalah ekspresi bahasa yang kaya dan penuh daya tarik.James Reevas

5. Putu Arya Tirtawirya

Puisi adalah ekspresi implisit dan samar, artinya tersirat, dimana kata katanya cendrung konotatif.Putu Arya Tirtawirya

6. Sumardi

Puisi adalah sebuah karya sastra yang ditulis dengan menggunakan bahasa yang dipersingkat, dipadatkan dan diberi irama serta menggunakan kata-kata kiasan atau imajinatif.

7. Theodore Watts – Dunton

Puisi adalah suatu ekspresi yang konkrit dan memiliki sifat aristik yang berasal dari pemikiran manusia menggunakan bahasa emosional dan berirama.Theodore Watts-Dunton

8. Usman Awang

Puisi bukanlah suatu nyanyian orang putus asa yang mencari ketenangan dan kepuasan dalam puisi yang ditulisnya.Usman Awang

9.Muhammad Hj. Salleh

Puisi ialah sebuah bentuk karya sastra yang kental dengan musik bahasa serta suatu kebijaksanaan oleh si penyair dan tradisinya. Karena semua kekentalan itu, sesudah puisi tersebut dibaca akan menjadikan kita lebih bijaksana.Muhammad Haji Salleh

10. Herbert Spencer

Puisi adalah suatu bentuk pengucapan gagasan yang sifatnya emosional dengan mempertimbangkan suatu keindahan.Herbert Spencer

Sejarah Puisi

Sejarah Puisi

Puisi muncul di antara catatan-catatan paling awal kebudayaan paling melek huruf. Dengan puitis fragmen-fragmen yang ditemukan pada awal monolit, runestones, dan stelae.

Banyak karya kuno dari Veda India (1700-1200 SM) dan Zoroaster’s Gathas (1.200-900 SM) ke Odyssey (800-675 SM), yang telah dirangkum dalam puisi yang bertujuan untuk membantu menghafal dalam ilmu prasejarah dan masyarakat kuno.

Puisi yang paling tua adalah Epos Gilgames dari generasi milenium ke3 SM di Sumeria (Mesopotimia, sekarang Irak), yang ditulis dalam naskah tulisan kuno berbentuk baji pada teblet tanah liat dan kemudian papirus.

Ada berbagai puisi epic kuno lainnya antara lain Yunani epos illiad, Odyssey, Old Iran buku-buku yang Gathic dan Yasna Avesta, Epic nasional Romawi, Virgil Aeneid, India epos Ramayana serta Mahabarata.

Jenis-Jenis Puisi Berdasarkan Contohnya

Jenis Jenis Puisi

Puisi memiliki beberapa macam jenis. Secara umum, puisi di bedakan menjadi dua, yaitu puisi lama dan puisi baru(modern).

Perbedaan dari puisi lama dan puisi baru didasarkan pada keterkaitan terhadap aturan-aturan seperti rima, sajak, bait dan suku katanya.

Puisi Baru / Modern

Puisi modern merupakan salah satu jenis karya sastra puisi yang lebih bebas dibandingkan puisi lama. Karena tidak trikat pada aturan-aturan seperti sajak, rima, bait, dan sebagainya. Berikut dibawah ini macam-macam jenis puisi baru.

1. Bernyayi Rohani

Bernyanyi Rohani adalah jenis puisi modern yang merupakan lagu atau puisi yang mengandung kesedihan dan ekspresi, terutama dalam hal kesedihan, kehilangan ataupun kematian.

2. Satire

Satire adalah jenis puisi baru yang berisi sindiran atau keritik pada kelompok atau seseorang. Satire biasanya menggunakan aya bahasa dalam bentu ironi, sarkasme, atau parodi.

3. Ode

Ode adalah salah satu dari berbagai puisi modern yang liriknya berisikan tentang sanjungan terhadap orang yang berjasa dengan nada-nada yang agung dan tema yang formal.

4. Epigram

Epigram adalah jenis puisi modern yang isinya bercerita tentang tuntunan atau ajaran hidup. Banyak pelajaran hidup yang bisa dipetik dari isi kandungan epigram ini.

5. Balada

Balada adalah jenis puisi modern yang mengisahkan sebuah cerita atau riwayat tertentu yang sedih dan mengharukan. Terkadang balada dinyanyikan atau ditampilkan dalam bentuk dialog.

6. Elegi

Hampir sama seperti bernyanyi rohani, Elegi merupakan jenis puisi modern yang merupakan lagu atau puisi yang mengandung kesedihan dan ekspresi, terutama dalam hal kesedihan, kehilangan ataupun kematian.

7. Romansa

Romansa adalah jenis puisi modern yang bercerita tentang isi dan luapan perasaan cinta kasih seseorang. Pada intinya, puisi romansa atau romance berisi tentang cerita cinta dan romantisme.

8. Terzina

Terzina merupakan jenis puisi baru yang pada masing-masing baitnya terdiri dari 3 baris atau disebut juga dengan istilah puisi tiga seuntai.

9. Soneta

Soneta merupakan jenis puisi baru yang terdiri dari 14 baris yang dibagi menjadi 2, diamna 2 bait pertama masing-masing 4 baris dan 2 bait masing-masing 3 baris.

10. Kuint

Merupakan jenis puisi baru yang masing-masing baitnya terdiri dari 5 baris atau disebut juga dengan istilah puisi lima seuntai.

11. Septima

Septima merupakan jenis puisi baru dimana masing-masing baitnya terdiri dari 7 baris atau biasa disebut dengan istilah puisi tujuh seuntai.

12. Sekstet

Sekstet merupakan janis puisi baru dimana masing-masing baitnya terdiri dari 6 baris atau biasa disebut dengan istilah puisi enam seuntai.

13. Stanza/Oktaf

Oktaf atau stanza merupakan jenis puisi baru dimana masing-masing baitnya terdiri dari 8 baris atau biasa disebut dengan istilah puisi delapan seuntai.

14. Dystonia

Atau distikon meripakan salahsatu jenis puisi baru yang memuat sajak dari dua baris kalimat dimana tiap baitnya beritma a-a.

15. Kuatren

Kuatren merupakan jenis puisi baru yang masing-masing baitnya terdiri dari 4 baris atau disebut juga dengan istilah puisi empat seuntai.

Nah itu dia tadi bebrapa jenis contoh puisi pendek baru atau modern. Selanjutnya berikut adalah jenis-jenis puisi pendek jenis lama,

Puisi Lama

Puisi lama merupakan salhsatu jenis karya satra puisi yang masih terjaga dalam aturan-aturan seprti rima, jumlah baris, sajak dan lain sebagainya. Berikut adalah macam-macam jenis puisi lama.

1. Seloka

Seloka adalah jenis puisi lama berupa pantun yang saling berkaitan. Karya sastra ini berasal dari Melayu. Umumnya ditulis sebanyak 2 baris 4 baris bahkan sampai 6 baris.

2. Talibun

Talibun merupakan janis pantun genap yang umumnya  terdiri dari 6 baris, 8 baris atau bahkan 10 baris sekalipun. Asalkan jumlah pada barisnya lebih dari 4 baris seperti pantun pada umumnya.

3. Syair

Syair merupakan salah satu dari jenis-jenis puisi lama yang terdiri dari 4 baris disertai sajak a-a-a-a. Syair termasuk kategori puisi bebas yang masih sering ditulis sampai saat ini, sebagai wujud ekspresi sang penyair.

4. Gurindam

Gurindam adalah puisi lama dimana setiap baitnya terdiri dari 2 baris dengan sajak a-a-a-a yang sama. Umumnya isi pada gurindam ini adalah sebuah cerita.

5. Mantra

Mantra adalah salhsatu jenis puisi lama yang ciri khasnya terdiri dari ucapan-ucapan yang dianggap memiliki kekuatan gaib. Mantra dipercaya memiliki kekuatan magis untuk keprluan ritual atau pengobatan.

6. Karmina

Karmina merupakan jenis puisi lama yang hampir sama seperti pantun, hanya saja karmina lebih pendek. Karmina terdiri dari 2 baris saja, baris pertama adalah sampiran, lalu baris kedua adalah isi pantun.

7. Pantun

Pantun adalah jenis puisi lama yang masih populer sampai saat ini. Ciri-cir pantun adalah bersajak a-b-a-b dan terdiri dari 4 baris. 2 awal adalah sampiran dan dua baris akhir adalah isi pantun.

Beberapa jenis puisi seprti puisi nasehat, puzzle, anak-anak, puisi agama, humor dan lain sebagainya.

Baca Juga

Contoh Puisi Distikon

contoh puisi distikon

Berikut ini merupakan beberapa contoh puisi Distikon, semoga bermanfaat.

1. Contoh Puisi Distkon (Misykat)

Jarak dari hatiku ke hatimu lebih dekat
Dari jauh hatimu ke hatiku, Misykat.

Saya datang ke alamat pertama,
Bahkan sebelum kamu pergi.

***

2. Contoh Puisi Distikon (Hanya)

Ketika sendiri, siapa yang bersamamu?
Apakah sepi, ataukah Rindu?

Ketika kita bersama, apa yang kau rasa?
Apakah bahagia, ataukah derita?

Siapa di antara kita yang berbohong?
Siapa memelihara omong kosong?

Tidakkah manusia memang seharusnya memiliki cita-cita?
Tidakkah manusia memang selayaknya ingin dicinta?

***

3. Contoh Puisi Distikon  (Mata Arjuna)

Panah mengasah arah,
busur menyusur kesiur.

Sekelebat syahwat terjerat,
daku bidik dada dikau.

***

4. Ingatan

Bagi saya Anda adalah tanda mata.
Sungguh sejak pertemuan.

Kamu mudah untukku.
Pandangan saya dimulai dari binarium Anda.

Bagi saya Anda adalah sebuah visi.
Setiap waktu, setiap ingatan.

Kamu mencari saya.
Mataku melewati matamu.

***

5. Dicintai

Jika sendirian, siapa yang bersamamu?
Apakah itu tenang atau rindu?

Apa yang kamu rasakan saat kita bersama?
Apakah itu bahagia atau menderita?

Siapa yang berbaring di antara kita?
Siapa yang menyimpan omong kosong?

Bukankah seharusnya orang benar-benar memiliki cita-cita?
Bukankah orang benar-benar ingin dicintai?

***

6. Mimpi

Nama ada dalam semua huruf.
Nama menunggu semua surat.

Di semua layar yang terpasang di air.
Pada semua layar yang cekung.

Semua mata menunggu cahaya.
Cahaya menunggu di semua mata.

***

7. Bunga

Bunga di atas batu.
Terbakar dengan tenang.

Tentang indra.
Dia sedang menunggu.

Bunga di atas batu.
Terbakar dengan tenang.

***

8. Gambar Jantung

Seperti dua koma yang tertangkap.
Dua koma dari dua kamus yang berbeda
dan tanpa membuat janji dengan sebuah puisi.

***

9. Catatan Tahun 53

Dalam gua berseru
Hanya gema bertalu-talu

Batu termangu
(menitik air satu-satu)

Mari diam duduk lelap
Berkisah dalam gelap

Tentang hidup dan ia yang lupa
(Cahaya di luar lebih sendiri darii kita)

10. Kurcaci

Kata kata adalah kurcaci yang muncul tengah malam
dan ia bukan pertapa suci yang kebal terhadap godaan.

Kurcaci merubung tubuhnya yang berlumuran darah,
sementara pena yang dihunusnya belum mau patah.

***

11. Tanda Mata

Bagiku, engkaulah tanda mata.
Sejak bertemu, nyata selamanya.

Bagiku, engkau adalah cahaya.
Dari binarmu, tatapanku bermula.

Bagiku, engkaulah penglihatan.
Di setiap waktu, di setiap ingatan.

Bagiku, engkau arah memandang.
Pada matamu, mataku berpulang.

***


Penutup

Nah, mungkin hanya sekian rangkuman penjelasan mengenai contoh puisi Distikon, kami rangkum dari berbagai sumber.

Semoga dapat bermanfaat bagi kalian yang membaca. Jika memiliki kritik atau saran bahkan pertanyaan, silahkan ketik pada kolom yang ada di bawah ya.

Rijal Seorang Blogger asal Pekanbaru yang sedang menuntut ilmu di Magetan, Jawa Timur.

Puisi Tentang Tanah Air

Rijal
7 min read

Peribahasa Tentang Keledai

Rijal
1 min read

Puisi Tentang Hujan

Rijal
8 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *